Sabtu, 01 April 2017

اهلا و سهلا يا شهر الأبريل



Yogyakarta, 1 April 2017

Alhamdulillah, sudah awal April ya?
Em… Taukah kau? terkadang aku sangat menunggu bulan yang satu ini. Bukan bemaksud untuk mengistimewakan diantara bulan-bulan yang lain, tetapi karena aku masih berharap kamu masih berada disampingku. (Eh kamu… :D)
Sampai detik ini, entah mengapa aku masih suka menulis tentangmu, seperti tak ada habisnya untuk berkisah tentangmu, iya tentangmu.

kau tau? betapa masih beratnya aku untuk melupakan semuanya.
April-lah awal aku mendengar suaramu, awal aku berada didekapanmu, awal kita berjumpa meski saat itu aku sama sekali tak tau apa-apa.
Bolehkah aku menunggumu?
bolehkah aku mengharapkan kedatanganmu?
bolehkah? bolehkah? ah.. sudahlah!! terlalu banyak permintaanku,
setidaknya aku lebih beruntung dari mereka yang bahkan tak punya dua malaikat nyata, yang bahkan mereka berjuang sendiri tanpa ada yang menyemangati…

Setiap malam saat kita menatap indahnya bulan dan bintang bersama, saat itulah aku merasa memilikimu seutuhnya. Tak ada fikiran bahwa kau akan kembali kepada Rabbinaa dengan segera. Mungkin karena itulah mengapa sampai sekarang aku sangat suka melihat langit malam yang penuh dengan sang qomar dan bintang bertaburan.
Setiap hadiah yang kau berikan yang bernama kebersamaan, sangat terasa dekat saat kepalan tangan itu menggenggam erat jemariku, melantunkan syair yang ternyata maknanya baru aku ketahui sekarang(kenapa aku baru sadar??), ternyata ituu… (ah sedih sekali mengingatnya).

Yaah, inilah dunia fanaa, dimana keabadian hanya milik Allah semata.
Jadi, jangan sia-siakan semua yang masih disampingmu, pahami dia dan jangan abaikan begitu saja..
Baca selengkapnya »

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © Tinta Hitam Menguatkan 2010

Template By Nano Yulianto