Minggu, 05 Februari 2017

Siapa Dia??



Apa sebutan yang sesuai untuk dirinya?!

Masih tertancap kuat saat pertama kali menyapa, mungkin maksudnya agar bisa akrab. Terimakasih itulah pertama kali berkomunikasi dengannya.
Siapa dia? Mengapa dia tiba-tiba datang dan kemudian pergi ? apa maksudnya? Susah sekali memahaminya! Hingga membuat aku lupa bahwa dialah yang membuatku tersadar betapa masih banyak kesalahan yang telah kuperbuat. Sekali lagi terima kasih ke spontanitasan ucapanmu itulah koreksi untukku, meski terkadang menyakitkan, memalukan, mengharukan, menyenangkan, dan masih banyak perkataanmu yang aku sendiri tak bisa memahaminya…
Untuk sekarang? Bagaimana? Masih seperti itukah? Atau justru sebaliknya? Ucapan manis, permintaan ma,af, sebuah pujian?
Yaa… lagi-lagi terimakasih telah hadir dan menjadi bagian kisah dari perjalan hidup ini, apa ini yang dinamakan sebuah perpisahan? Perpisahan yang paling tak disukai oleh setiap insan? Tapi inilah kenyataan dan sebagian dari rencana Tuhan.
Jadi, siapa dia? Teman? Iya. Saudara? Iya. Kakak? Iya. Guru? Iya. Senior? Iya. Orang tua? Iya. Lawan? Iya. Iya, dan iya. Siapapun kamu, aku tak peduli dan aku tak berhak untuk menyebut apalagi mengakui keberadaanmu yang memang kamu diciptakan Allah untuk mengisi kehidupan kita.
Baca selengkapnya »

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © Tinta Hitam Menguatkan 2010

Template By Nano Yulianto